minggu ini minggu yang tidak biasanya, karena memang banyak kejadian aneh, mungkin sebagian orang bilang itu biasa aja, tapi buat saya ga biasa…(menarik napas)…berawal dengan pertemuan saya dengan seorang perempuan eksentrik bernama iin (bukan nama sebenarnya), wanita Jawa tulen yang bekerja sebagai penyalur furniture dan dia sudah bermain di level luar negeri
perempuan ini mempertemukan saya dengan seorang pembaca garis tangan, sebut saja tante ve (bukan nama sebenarnya), beliau juga wanita yang eksentrik, penyuka warna merah yang ekspresive. sekilas mirip itje trisnawati (penyanyi dangdut itu, kalau anda ingat dengan penyanyi era 80an itu).
entah kenapa, mungkin hanya di depan peramal dan psikiater saya bisa jujur. atau di depan pastur saat mengaku dosa (well, kadang, jujur saja, ada beberapa orang yang giliran mengaku dosa sebenarnya bahkan tidak mampu melakukan hal ini, jadi kadang daftar yang sudah dibuat sebelum masuk kamar pengakuan akhirnya menjadi sia-sia karena keberanian untuk mengaku itu nggak ada…*menahan napas karena mengetik dengan dikebut*
lalu tante ve ini meminta saya mengirim sebuah sms pada seseorang, sebuah pesan singkat yang isinya dukungan moral, sederhana tapi hangat dan mengena. saya kirim sms itu jam 12 lebih beberapa menit pastinya saya lupa. dan akhirnya saya kirim sms itu.
lalu deretan peristiwa ini terjadi, sesuai urutan…
satu hari kemudian ayah saya datang dari Singapura, bersama Ibu, merayakan ulang tahunnya yang ke 51, di Jogjakarta sekaligus dia harus pergi ke Jakarta lusa-nya karena ada meeting, dan tiba-tiba saja beliau mengatakan hal yang ingin saya dengar sudah sejak lama sekali ‘kamu mau bikin film? silahkan…”
dan seketika, saya lebih mencintainya, meski saya tahu kami tidak pernah akur, dan sebenarnya hal itulah yang paling saya inginkan, karena beliau satu-satunya orang tua kandung yang saya miliki saat ini, dan saya tidak mau memperburuk dengan tidak mengijinkan beliau tahu bahwa sebenarnya saya selalu ada di sana untuk dia dan dia tidak perlu merasa kesepian. Happy b day pap, love ya!
sehari setelah itu, editor saya yang baik, Dharmawati, mengirimkan saya e-mail dan sms yang isinya menyampaikan bahwa saya masuk nominasi untuk penulis muda berbakat Khatulistiwa Literary Award 2008. oke saya sudah menulis tentang ini, tapi rasanya memang sangat astral dan di luar badan…masuk nominasi saja saya nggak percaya dan jujur, saya sendiri menganggap tulisan saya itu sangat ringan, dan somehow ada critics di luar sana yang membacanya *terharu…hehehehe* jadi sekarang saya mengharapkan yang terbaik saja, dan saya yakin hanya yang terbaik yang akan terjadi, dan apapun yang akan terjadi karir menulis saya masih panjang… *serius mode on*
besoknya lagi, atau 2 hari sesudahnya…hhhh. saya lupa pastinya.
saya tiba-tiba dekat dengan orang ini, dan tidak mampu melepaskan pikiran saya dari dia. hanya 3 hari yang membuat kami dekat, menurut saya cukup intens, dan hati ini tidak bisa berhenti memikirkan dia. wait…hati atau kepala? hehehe…*menarik napas* saya memang pria yang cukup impulsive…apa yang saya rasakan dan ingin saya lakukan bisa terjadi dengan cepat….whiiizzz…begitu saja.
dan saya tidak perlu menunggu lama, saya ‘katakan cinta”…kami sempat berbicara sampai jam 4.30 pagi, dia tidur di lipatan kaki saya *saya sedang bersila saat itu* dan saya pegang tangannya…*sok romantis mode on*…hehehe… hasil katakan cinta itu? biarlah hanya dia dan saya yang tahu…
besoknya, karena saya cukup impulsive, dan dari dulu memang mau menambah tatoo…tiba-tiba saya putuskan untuk men-tatoo namanya di tangan kiri saya, atau kanan…entah ide ini muncul dari mana…
saya nekat, dan akhirnya saya putuskan untuk mentattoo namanya…lalu saya berbicara dengan bu vera, yang kebetulan memang mengenal saya dengan baik, dan mengenal subject perasaan saya di atas…dan dia terkejut bukan main, di tengah makan siangnya, dan saat saya bilang akan men tatoo nama subject perasaan saya di atas, dia bilang…”lo becanda kan? lo ga serius kan? lo ga kayak orang yang gw kenal…”
saya tertawa dan saya bilang ‘gw serius…gw sayang sama ini anak” lalu akhirnya kami berangkat menuju studio tattoo…dan di sana semua twist yang tidak saya harapkan terjadi…nama dia, menjadi sangat berat, dan sangat…aneh untuk dilukiskan selamanya di badan saya…tapi saya sayang dia, benar-benar sayang dia, dan saya care… *aneh ya…saya jadi merasa ngga nyaman menulis dalam bahasa Indonesia, karena seringnya dalam bahasa Inggris* saya (menit-menit terakhir) mengharapkan dia untuk bersama tubuh ini…*jadi menyeramkan ya…* hahahaha…bahkan paragraf ini tidak mencerminkan kejiwaan pria 26 tahun? ehhh…
saya tanya vera “am i shallow?” dan dia menjawab “da-aa…” dan begitu saja…soekarno digantikan oleh sebuah salib bergaya tribal…yang akan melekat di tangan kiri saya selamanya…
dan yang paling penting minggu ini adalah… Barrack Obama menang!!!!!!!!!!!!
*tambahan sedikit* saya menemukan 2 video ini di Youtube.com, video speech kemenangan Halle Berry dan Charlize Theron saat memenangi Academy Award. i could not stop wetting my eyes…so hurt. hehe.
Charlize Theron untuk Monster
Halle Berry untuk Monsters Ball
dua dua nya monster? *bingung*









